Siswa SMA dan SMK IT Bina Pekerti Lolos SNBP 2026, Diterima di PTN Favorit



Tangerang – Kabar membanggakan datang dari dunia pendidikan. Sejumlah siswa dari SMA IT Bina Pekerti dan SMK IT Bina Pekerti yang beralamat di Kampung Rancagede, Desa Munjul, Kecamatan Solear, Kabupaten Tangerang, berhasil lolos Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) Tahun 2026 dan diterima di beberapa Perguruan Tinggi Negeri (PTN).

Siswa yang berhasil lolos di antaranya Ferin Aurelia Agustin (Teknologi Pangan), Azka Shafira Khaerunnisa (Agroekoteknologi), dan Almyra Syawali Anggraeni (Ilmu Komunikasi) yang diterima di Universitas Sultan Ageng Tirtayasa. Selain itu, Jian Nanda Putri (D3 Desain Grafis) dan Lala Nur Aulia (D3 Penyiaran) diterima di Politeknik Negeri Media Kreatif.

Keberhasilan tersebut merupakan hasil dari kerja keras para siswa dalam menempuh pendidikan serta dukungan penuh dari pihak sekolah dan orang tua. Jalur SNBP sendiri merupakan seleksi masuk perguruan tinggi negeri yang didasarkan pada prestasi akademik maupun non-akademik siswa selama di sekolah.

Pihak sekolah menyampaikan rasa syukur dan bangga atas capaian tersebut. Keberhasilan ini diharapkan dapat menjadi motivasi bagi siswa lainnya untuk terus berprestasi dan melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi. Bina Pekerti Boarding School berkomitmen untuk terus mencetak generasi yang unggul, berkarakter, serta siap bersaing di tingkat nasional maupun global. Dengan capaian ini, diharapkan semakin banyak generasi muda yang terinspirasi untuk meraih prestasi dan masa depan yang gemilang.

Sementara itu, salah satu guru sekaligus Pembina Santri di Bina Pekerti Boarding School, Kholid Rizki Abdillah menyatakan bahwa keberhasilan para siswa lolos Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi merupakan hasil dari kerja keras, kedisiplinan serta pendidikan akademik dan keagamaan yang seimbang selama menempuh pendidikan di sekolah dan asrama.

“Para siswa yang lolos SNBP ini bukan hanya berprestasi di bidang akademik, tetapi juga aktif dalam kegiatan keagamaan seperti mengajar di TPQ dan mengikuti pengajian hadits seperti Hadits Muslim dan Hadits Abu Daud. Ini menjadi bekal penting bagi mereka saat melanjutkan pendidikan di Perguruan Tinggi Negeri,” ujarnya.

Ia juga menambahkan bahwa salah satu siswi yang lolos berasal dari luar daerah dan menempuh pendidikan jauh dari orang tua, namun tetap menunjukkan semangat belajar yang tinggi hingga berhasil diterima di Perguruan Tinggi Negeri melalui jalur prestasi.

“Semoga keberhasilan ini bisa menjadi motivasi bagi adik-adik kelas dan menjadi kebanggaan bagi orang tua, sekolah serta masyarakat,” tambahnya. (***)

0/Post a Comment/Comments

Ads2