TANGERANG – Dalam rangka memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat yang menjalankan ibadah, jajaran Polsek Cikupa melaksanakan pengamanan kegiatan Ibadah Minggu Kasih di sejumlah rumah ibadah umat Kristiani yang berada di wilayah hukum Polsek Cikupa, Minggu (31/5/2026).
Kapolresta Tangerang, Kombes Pol Andi M. Indra Waspada Amirulloh, S.H., S.I.K., M.M., M.Si., melalui Kapolsek Cikupa AKP Syamsul Bahri, S.TK., S.I.K., M.H., mengatakan bahwa pengamanan rumah ibadah merupakan bentuk komitmen Polri dalam menjamin kebebasan masyarakat untuk menjalankan ibadah sesuai keyakinannya dengan aman, nyaman, dan khidmat.
"Kehadiran personel Polri dalam setiap kegiatan ibadah merupakan bagian dari upaya menjaga situasi kamtibmas tetap kondusif serta memberikan rasa aman kepada seluruh masyarakat," ujar AKP Syamsul Bahri.
Pengamanan dipimpin oleh IPTU Rusandi selaku Perwira Pengendali (Padal) dengan melibatkan tiga personel Polsek Cikupa yang ditempatkan di sejumlah gereja yang melaksanakan ibadah Minggu Kasih.
Adapun lokasi rumah ibadah yang mendapatkan pengamanan di antaranya Gereja Bethel Indonesia (GBI) House of Healing yang berlokasi di Jalan Boulevard Blok H1 Nomor 5-6 Citra Raya, Desa Cikupa, dengan jumlah jemaat sekitar 150 orang. Ibadah dipimpin oleh Pendeta Setiawan dan berlangsung dalam dua sesi, yakni pukul 08.00 hingga 09.00 WIB serta pukul 09.00 hingga 11.00 WIB.
Selanjutnya, pengamanan juga dilakukan di Gereja Bernea Sungkrak Indonesia (GBSI) yang berlokasi di Ruko Blok U1/16 Perumahan Citra Raya, Desa Cikupa. Ibadah yang dipimpin Pendeta Rudi Tobing tersebut diikuti sekitar 40 jemaat dan berlangsung mulai pukul 08.00 hingga 10.00 WIB.
Sementara itu, pengamanan turut dilaksanakan di Gereja Sidang Jemaat Allah (GSJA) Mercy yang beralamat di Ruko Taman Puspita Blok I Nomor 10/67 R Citra Raya, Desa Cikupa. Kegiatan ibadah dipimpin oleh Pendeta Yusuf Eko Widiyanto dan dihadiri sekitar 40 jemaat.
Kapolsek menegaskan bahwa Polsek Cikupa akan terus hadir dalam setiap kegiatan masyarakat, termasuk kegiatan keagamaan, sebagai bentuk pelayanan dan perlindungan kepada seluruh warga tanpa membedakan latar belakang agama maupun golongan.
"Dengan terciptanya situasi yang aman dan kondusif, masyarakat dapat menjalankan ibadah dengan tenang dan penuh kekhusyukan. Ini merupakan bagian dari tugas Polri sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat," tambahnya.
Selama pelaksanaan kegiatan Ibadah Minggu Kasih berlangsung, situasi terpantau aman, tertib, lancar, dan kondusif tanpa adanya gangguan kamtibmas yang menonjol.

Post a Comment