TANGERANG – Puluhan karyawan PT Doga Grup Internasional yang tergabung dalam Federasi Serikat Buruh menggelar aksi unjuk rasa di depan gerbang perusahaan yang berlokasi di Jalan Raya Serang Km 17,5, Desa Bojong, Kecamatan Cikupa, Kabupaten Tangerang, Selasa (2/6/2026). Aksi tersebut berlangsung dengan pengamanan ketat dari personel gabungan Polsek Cikupa, Polresta Tangerang, dan TNI.
Kapolresta Tangerang Kombes Pol Andi M. Indra Waspada Amirulloh, S.H., S.I.K., M.M., M.Si., melalui Kapolsek Cikupa AKP Syamsul Bahri, S.TK., S.I.K., M.H., mengatakan bahwa pihak kepolisian hadir untuk memastikan seluruh rangkaian kegiatan penyampaian aspirasi berjalan aman, tertib, dan sesuai ketentuan yang berlaku.
Aksi yang dimulai sekitar pukul 08.00 WIB tersebut diikuti sekitar 60 orang massa yang terdiri dari anggota dan pengurus DPC FSB Kamiparho KSBSI Tangerang Raya PT Doga Grup Internasional. Massa aksi dipimpin oleh Samat, selaku Ketua PUK FSB Kamiparho KSBSI Tangerang Raya PT Doga Grup Internasional.
Dalam aksinya, para pekerja menyampaikan sejumlah tuntutan kepada pihak perusahaan, di antaranya meminta pembayaran upah sesuai Surat Keputusan Gubernur Banten, penerapan jam kerja sesuai ketentuan perundang-undangan, pembayaran upah lembur, pemberian cuti haid bagi pekerja perempuan, kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan, hingga penolakan terhadap sistem outsourcing di perusahaan.
Sebelum aksi berlangsung, jajaran pengamanan melaksanakan apel gabungan yang dipimpin langsung oleh Kapolsek Cikupa AKP Syamsul Bahri. Pengamanan dilakukan guna mengantisipasi potensi gangguan keamanan sekaligus memastikan hak pekerja dalam menyampaikan pendapat tetap terlindungi.
Sekitar pukul 08.30 WIB, Kanit Intelkam Polsek Cikupa IPDA Andhika V.O., S.H. bersama personel Intelkam Polresta Tangerang melakukan koordinasi dengan pimpinan aksi guna mengimbau agar seluruh peserta tetap menjaga ketertiban dan tidak melakukan tindakan yang dapat mengganggu keamanan maupun aktivitas masyarakat sekitar.
Selanjutnya, pada pukul 09.00 WIB, Kapolsek Cikupa didampingi Kanit Intelkam dan personel Intelkam Polresta Tangerang melakukan koordinasi dengan pihak manajemen perusahaan yang diwakili oleh Pris guna mengupayakan komunikasi dan pertemuan antara kedua belah pihak sebagai langkah penyelesaian permasalahan secara dialogis.
Menurut AKP Syamsul Bahri, pendekatan persuasif dan mediasi menjadi langkah yang terus dikedepankan agar aspirasi pekerja dapat tersampaikan dengan baik, sekaligus menjaga stabilitas keamanan dan iklim investasi di wilayah Kabupaten Tangerang.
"Polri hadir untuk menjamin keamanan seluruh pihak, baik pekerja maupun manajemen perusahaan. Kami mengedepankan komunikasi dan mediasi agar setiap permasalahan dapat diselesaikan secara baik serta tidak menimbulkan gangguan kamtibmas," ujar AKP Syamsul Bahri.
Pengamanan kegiatan melibatkan 51 personel gabungan Polsek Cikupa dan Polresta Tangerang, serta didukung 8 personel TNI. Hingga laporan ini disampaikan, aksi unjuk rasa masih berlangsung dalam keadaan aman, tertib, dan kondusif di bawah pengamanan aparat gabungan.
Pihak kepolisian terus melakukan pemantauan dan koordinasi dengan seluruh pihak terkait guna menjaga situasi tetap kondusif serta mengantisipasi perkembangan yang mungkin terjadi selama berlangsungnya aksi penyampaian aspirasi tersebut.

Post a Comment